Cantik

Sabtu, 01 Mei 2010

MUHASABAH DIRI

Waktu terus saja bergulir....tanpa menoleh sesaatpun pada kita.
Yang mungkin telah menghabiskannya dengan kesia-siaan.

Waktu kita adalah detik ini,
sedetik kemudian, qt tak kan tau,
apakah masih bersatu nyawa di jasad.
Manfaatkan saja detik yg kita punya saat ini,
jangan biarkan nafas terhembuskan sia-sia tanpa mengingat-Nya,
Jangan biarkan nafas terhembus tanpa mengagungkan Asma-Nya.

Kematian yang sangat dekat, lebih dekat dr urat nadi,
jangan biarkan malaikat maut terheran-heran,
melihat hamba Allah yang sehari berkali-kali dihampirinya, sedang menyia-nyiakan umur yang Allah pinjamkan.

Dunia jembatan menuju suatu kampung abadi,
kampung halaman setiap kita,
kampung akhirat yg pasti dituju.

Jangan biarkan diri bagai musafir kehabisan bekal yang mencari kesana kemari penuh kekalutan di saat semua insan menjadi nafsi-nafsi.
Di saat sepeda kumbang bahkan mobil merci tiada arti.
Di saat tas Gucci atau LV tak dipandang lagi.

Yaa Ilaahi Rabbi,
Jangan biarkan tercerai nafas tanpa Iman di dada kami.
Jangan ambil kami di saat hati tak mengingat Engkau Pemilik diri.
Yaa Ilaahi Rabbi,
Jangan biarkan kubur kami bertemankan sepi karena tak ada amal menemani
Jangan biarkan kami sendiri menghadapi dunia dan godaan yang silih berganti.

Yaa Ilaahi Rabbi terimalah amal kami, beri kami keampunan, tambahkan semangat diri kami untuk beramal yg Engkau ridhoi.

Yaa Ilaahi Rabbi,
Satukanlah hati kami dalam cinta, cinta karena Engkau Sang Maha Cinta menitipkannya di hati kami.
Kumpulkanlah kami di jannahmu,

Yaa Ghoffar....ampunilah kami
yaa Muhaimin...pelihara kami dan keturunan kami dari keburukan akhlak
Yaa Baasith...lapangkan dada kami...
Yaa Lathif..lembutkan hati kami agar mudah menerima kebenaranmu...
Yaa Syaakur...jadikan rasa syukur indah di hati kami
Yaa Rahman Yaa Raahim
Irhamna Yaa Allah...
Irhamna Yaa Rahman
Irhamna Yaa Rahiim.
Cintai kami...





Allahua'lam bishawab.

BEAUTY TIPS

1. Untuk membentuk bibir yang menawan, ucapkanlah kata-kata kebaikan.

2. Untuk mendapatkan mata yang indah, carilah kebaikan pada setiap orang yang Anda jumpai.

3. Untuk mendapatkan bentuk badan yang langsing, berbagilah makanan dengan mereka yang kelaparan.

4.Untuk mendapatkan rambut yang indah, mintalah seorang anak kecil untuk menyisirnya dengan jemarinya setiap hari. (RN : Maksudnya mungkin, selalulah menyayangi anak kecil).

5. Untuk mendapatkan sikap tubuh yang indah, Berjalanlah dengan segala ilmu pengetahuan, dana Anda tidak akan pernah berjalan sendirian.

6. Jangan pernah kucilkan seseorang dari hati Anda, apabila Anda sudah melakukan semuanya itu, ingatlah senantiasa , jika suatu saat Anda membutuhkan pertolongan akan senantiasa akan ada tangan terulur.

7. Dengan bertambahnya usia anda, Anda akan semakin mensyukuri telah diberi dua tangan, satu untuk menolong diri anda sendiri, dan satu lagi untuk menolong orang lain.

8. Kecantikan wanita bukan terletak pada pakaian yang dikenakannya, bukan pada bentuk tubuhnya, atau cara dia menyisir rambutnya.

9. Kecantikan wanita terdapat pada matanya, tetapi pada cara dia memandang dunia.

10. Kecantikan wanita, bukan pada kehalusan wajahnya, tetapi kecantikan yang murni, terpancar pada jiwanya, Yang dengan penuh kasih, kecantikan yang demikian itu akan tumbuh sepanjang waktu.

UNTUK DIRENUNGKAN...!!!

Ternyata Air Bisa Mendengar…SUBHANALLAH
Dan Kami ciptakan dari air segala sesuatu yang hidup.” (Q.S. Al Anbiya:30)


Dalam kitab-kitab tafsir klasik, ayat tadi diartikan bahwa tanpa air semua akan mati kehausan. Tetapi di Jepang, Dr. Masaru Emoto dari Universitas Yokohama dengan tekun melakukan penelitian tentang perilaku air. Air murni dari mata air di Pulau Honshu didoakan secara agama Shinto, lalu didinginkan sampai -5oC di laboratorium, lantas difoto dengan mikroskop elektron dengan kamera kecepatan tinggi.

Ternyata molekul air membentuk kristal segi enam yang indah. Percobaan diulangi dengan membacakan kata, “Arigato (terima kasih dalam bahasa Jepang)” di depan botol air tadi. Kristal kembali membentuk sangat indah. Lalu dicoba dengan menghadapkan tulisan huruf Jepang, “Arigato”. Kristal membentuk dengan keindahan yang sama. Selanjutnya ditunjukkan kata “setan”, kristal berbentuk buruk.

Diputarkan musik Symphony Mozart, kristal muncul berbentuk bunga. Ketika musik heavy metal diperdengarkan, kristal hancur.

Ketika 500 orang berkonsentrasi memusatkan pesan “peace” di depan sebotol air, kristal air tadi mengembang bercabang-cabang dengan indahnya. Dan ketika dicoba dibacakan doa Islam, kristal bersegi enam dengan lima cabang daun muncul berkilauan. Subhanallah. Dr. Emoto akhirnya berkeliling dunia melakukan percobaan dengan air di Swiss, Berlin, Prancis, Palestina, dan ia kemudian diundang ke Markas Besar PBB di New York untuk mempresentasikan temuannya pada bulan Maret 2005 lalu.

Ternyata air bisa “mendengar” kata-kata, bisa “membaca” tulisan, dan bisa “mengerti” pesan. Dalam bukunya The Hidden Message in Water, Dr. Masaru Emoto menguraikan bahwa air bersifat bisa merekam pesan, seperti pita magnetik atau compact disk. Semakin kuat konsentrasi pemberi pesan, semakin dalam pesan tercetak di air. Air bisa mentransfer pesan tadi melalui molekul air yang lain. Barangkali temuan ini bisa menjelaskan, kenapa air putih yang didoakan bisa menyembuhkan si sakit. Dulu ini kita anggap musyrik, atau paling sedikit kita anggap sekadar sugesti, tetapi ternyata molekul air itu menangkap pesan doa kesembuhan, menyimpannya, lalu vibrasinya merambat kepada molekul air lain yang ada di tubuh si sakit. Tubuh manusia memang 75% terdiri atas air. Otak 74,5% air. Darah 82% air.

Tulang yang keras pun mengandung 22% air. Air putih galon di rumah, bisa setiap hari didoakan dengan khusyu kepada Allah, agar anak yang meminumnya saleh, sehat, dan cerdas, dan agar suami yang meminum tetap setia. Air tadi akan berproses di tubuh meneruskan pesan kepada air di otak dan pembuluh darah. Dengan izin Allah, pesan tadi akan dilaksanakan tubuh tanpa kita sadari. Bila air minum di suatu kota didoakan dengan serius untuk kesalehan, insya Allah semua penduduk yang meminumnya akan menjadi baik dan tidak beringas. Rasulullah saw. bersabda, “Zamzam lima syuriba lahu”, “Air zamzam akan melaksanakan pesan dan niat yang meminumnya”. Barangsiapa minum supaya kenyang, dia akan kenyang. Barangsiapa minum untuk menyembuhkan sakit, dia akan sembuh. Subhanallah . Pantaslah air zamzam begitu berkhasiat karena dia menyimpan pesan doa jutaan manusia selama ribuan tahun sejak Nabi Ibrahim a.s.

Bila kita renungkan berpuluh ayat Al Quran tentang air, kita akan tersentak bahwa Allah rupanya selalu menarik perhatian kita kepada air. Bahwa air tidak sekadar benda mati. Dia menyimpan kekuatan, daya rekam, daya penyembuh, dan sifat-sifat aneh lagi yang menunggu disingkap manusia. Islam adalah agama yang paling melekat dengan air. Shalat wajib perlu air wudlu 5 kali sehari. Habis bercampur, suami istri wajib mandi. Mati pun wajib dimandikan. Tidak ada agama lain yang menyuruh memandikan jenazah, malahan ada yang dibakar. Tetapi kita belum melakukan zikir air. Kita masih perlakukan air tanpa respek. Kita buang secara mubazir, bahkan kita cemari. Astaghfirullah.

Seorang ilmuwan Jepang telah merintis. Ilmuwan muslim harus melanjutkan kajian kehidupan ini berdasarkan Al Quran dan hadis. Wallahu a’lam ..

SubhanaAllah...Cantiknya Bidadari...!

Terheran-heran. Tapi itulah kenyataan. Seseorang – yang mungkin dengan mudahnya – melepas jilbabnya dan merasa enjoy mempertontonkan kecantikannya. Entah dengan alasan apa, kepuasan pribadi, materi dunia, popularitas yang semuanya berujung pada satu hal, yaitu hawa nafsu yang tak terbelenggu.

Padahal… nun di surga sana, terdapat makhluk yang begitu cantik yang belum pernah seorang pun melihat ada makhluk secantik itu. Dan mereka sangat pemalu dan terjaga sehingga kecantikan mereka hanya dinikmati oleh suami-suami mereka di surga.

Berikut ini adalah kumpulan ayat dan hadits yang menceritakan tentang para bidadari surga.

Harumnya Bidadari

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sekiranya salah seorang bidadari surga datang ke dunia, pasti ia akan menyinari langit dan bumi dan memenuhi antara langit dan bumi dengan aroma yang harum semerbak. Sungguh tutup kepala salah seorang wanita surga itu lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Kecantikan Fisik

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Rombongan yang pertama masuk surga adalah dengan wajah bercahaya bak rembulan di malam purnama. Rombongan berikutnya adalah dengan wajah bercahaya seperti bintang-bintang yang berkemilau di langit. Masing-masing orang di antara mereka mempunyai dua istri, dimana sumsum tulang betisnya kelihatan dari balik dagingnya. Di dalam surga nanti tidak ada bujangan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

كَذَلِكَ وَزَوَّجْنَاهُم بِحُورٍ عِينٍ

“Demikianlah. Dan Kami berikan kepada mereka bidadari.” (Qs. Ad-Dukhan: 54)

Abu Shuhaib al-Karami mengatakan, “Yang dimaksud dengan hur adalah bentuk jamak dari haura, yaitu wanita muda yang cantik jelita dengan kulit yang putih dan dengan mata yang sangat hitam. Sedangkan arti ‘ain adalah wanita yang memiliki mata yang indah.

Al-Hasan berpendapat bahwa haura adalah wanita yang memiliki mata dengan putih mata yang sangat putih dan hitam mata yang sangat hitam.

Sopan dan Pemalu

Allah Subhanahu wa Ta’ala menyifati bidadari dengan “menundukkan pandangan” pada tiga tempat di Al-Qur’an, yaitu:

“Di dalam surga, terdapat bidadari-bidadari-bidadari yang sopan, yang menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin. Maka nikmat Rabb-mu yang manakah yang kamu dustakan? Seakan-akan biadadari itu permata yakut dan marjan.” (Qs. Ar-Rahman: 56-58)

“Di sisi mereka ada bidadari-bidadari yang tidak liar pandangannya dan jelita matanya.” (Qs. Ash-Shaffat: 48)

“Dan pada sisi mereka (ada bidadari-bidadari) yang tidak liar pandangannya dan sebaya umurnya.”

Seluruh ahli tafsir sepakat bahwa pandangan para bidadari surgawi hanya tertuju untuk suami mereka, sehingga mereka tidak pernah melirik lelaki lain.

Putihnya Bidadari

Allah Ta’ala berfirman, “Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan.” (Qs. ar-Rahman: 58)

al-Hasan dan mayoritas ahli tafsir lainnya mengatakan bahwa yang dimaksudkan adalah bidadari-bidadari surga itu sebening yaqut dan seputih marjan.

Allah juga menyatakan,“(Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih dipingit dalam kemah.” (Qs. Ar-Rahman: 72)

Maksudnya mereka itu dipingit hanya diperuntukkan bagi para suami mereka, sedangkan orang lain tidak ada yang melihat dan tidak ada yang tahu. Mereka berada di dalam kemah.

Baiklah…ini adalah sedikit gambaran yang Allah berikan tentang bidadari di surga. Karena bagaimanapun gambaran itu, maka manusia tidak akan bisa membayangkan sesuai rupa aslinya, karena sesuatu yang berada di surga adalah sesuatu yang tidak/belum pernah kita lihat di dunia ini.

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah Azza wa Jalla berfirman, “Aku siapkan bagi hamba-hamba-Ku yang shalih sesuatu yang tidak pernah dilihat oleh mata, tidak pernah didengar oleh telinga dan tidak pernah terlintas oleh pikiran.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Setelah mengetahui sifat fisik dan akhlak bidadari, maka bukan berarti bidadari lebih baik daripada wanita surga. Sesungguhnya wanita-wanita surga memiliki keutamaan yang sedemikian besar, sebagaimana disebutkan dalam hadits,

“Sungguh tutup kepala salah seorang wanita surga itu lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dan lagi, seorang manusia telah Allah ciptakan dengan sebaik-baik rupa,

“Dan manusia telah diciptakan dengan sebaik-baik rupa.” (Qs. At-Tiin: 4)

Dari Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha, ia berkata, “Saya bertanya, “Wahai Rasulullah, manakah yang lebih utama, wanita dunia ataukah bidadari yang bermata jeli?”

Beliau shallallahu’‘alaihi wa sallam menjawab, “Wanita-wanita dunia lebih utama daripada bidadari-bidadari yang bermata jeli, seperti kelebihan apa yang tampak daripada apa yang tidak tampak.”

Saya bertanya, “Karena apa wanita dunia lebih utama daripada mereka?”

Beliau menjawab, “Karena shalat mereka, puasa dan ibadah mereka kepada Allah. Allah meletakkan cahaya di wajah mereka, tubuh mereka adalah kain sutra, kulitnya putih bersih, pakaiannya berwarna hijau, perhiasannya kekuning-kuningan, sanggulnya mutiara dan sisirnya terbuat dari emas. Mereka berkata, ‘Kami hidup abadi dan tidak mati, kami lemah lembut dan tidak jahat sama sekali, kami selalu mendampingi dan tidak beranjak sama sekali, kami ridha dan tidak pernah bersungut-sungut sama sekali. Berbahagialah orang yang memiliki kami dan kami memilikinya.’.” (HR. Ath Thabrani)

Subhanallah. Betapa indahnya perkataan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sebuah perkataan yang seharusnya membuat kita, wanita dunia, menjadi lebih bersemangat dan bersungguh-sungguh untuk menjadi wanita shalihah. Berusaha untuk menjadi sebaik-baik perhiasan. Berusaha dengan lebih keras untuk bisa menjadi wanita penghuni surga..

Nah, tinggal lagi, apakah kita mau berusaha menjadi salah satu dari wanita penghuni surga?

Operasi Kematian

Saat itu pagi-pagi pukul empat.
Ketika kematian mengetuk pintu kamar tidur.
"Siapa itu?" teriaknya.
"Aku Izrael, biarkan aku masuk."

orang itu mulai menggigil,
berkeringat dalam demam mematikan.
Ia berteriak kepada istrinya yang sedang tidur,
"Jangan biarkan dia ambil nyawaku."

"Silakan pergi, hai Malaikat Maut!
Tinggalkan aku sendirian, aku belum siap.
Keluargaku bergantung padaku, beri aku kesempatan,
Oh, kumohon! "


Malaikat mengetuk lagi dan lagi,
"Teman! Aku akan membawa hidup Anda tanpa rasa sakit,
Ini jiwa Anda, Allahlah yang menghendaki
Aku datang bukan dengan keinginanku sendiri. "

Bingung... orang itu mulai menangis,
"O malaikat! Aku sangat takut mati
Aku akan memberimu emas dan menjadi budakmu.
Jangan kirim aku ke kubur yang gelap. "

Pria itu memegang pistol di tangan kanan,
siap untuk menantang Malaikat yang berdiri itu,
"Aku akan menunjuk pistolku, ke arah kepala Anda.
Anda berani masuk, Aku akan menembak mati kamu. "

Sekarang, Malaikat berada di dalam ruangan,
Berkata, "Hai teman! Bersiaplah untuk kehancuranmu.
Dasar bodoh! malaikat tidak akan mati,
Letakkan senjata anda dan jangan mendesah! "

"Mengapa Anda takut? Katakan padaku, hai manusia,
bukankah mati itu sesuai dengan rencana Allah?
Ayo, tersenyumlah padaku, jangan muram!
berbahagialah Anda akan kembali kepada-Nya. "

"O malaikat! Aku menundukkan kepalaku karena malu,
Aku tidak punya waktu untuk mengucapkan nama Allah.
Dari pagi sampai senja, aku membuat kekayaan,
bahkan aku tidak merawat kesehatan. "

"Perintah Allah tidak pernah aku patuhi.
juga lima kali sehari aku tidak pernah sholat.
Ramadhan datang dan Ramadhan pergi
tapi tidak ada waktu untuk aku bertobat. "

"Aku sudah haji,
Tapi aku tidak akan berpisah dengan uang saya.
Semua amal aku abaikan
Mengambil riba lebih dan lebih. "

"Kadang-kadang aku menyesap anggur favoritku
dengan merayu perempuan saya duduk untuk makan.
O malaikat! Aku memohon pada Anda untuk meluang hidup saya selama setahun atau dua tahun. "

"Hukum Alquran akan Aku patuhi,
Aku akan mulai shalat hari ini.
puasa dan haji akan aku lengkapi,
juga akan menjaga diri dari kesombongan. "

"Aku akan menahan diri dari riba,
dan memberikan semua kekayaanku untuk amal,
anggur dan wenches akan aku benci,
Keesaan Allah akanku buktikan. "

"Kami malaikat akan melakukan apa yang Allah perintahkan,
kita tidak bisa melawan perintah-Nya.
Kematian ditetapkan untuk setiap orang,
ayah, ibu, anak perempuan atau anak laki-laki. "

"Aku takut, saat ini adalah yang terakhir untuk Anda,
sekarang diingatkan, masa lalu Anda.
Saya mengerti ketakutan Anda
tetapi sekarang terlalu terlambat untuk air mata. "

"Kamu hidup di dunia ini, dua angka atau lebih,
Tidak pernah Anda memuja orang-orang yang Anda suka.
Orangtua Anda, tidak anda patuhi,
pengemis lapar, kamu berpaling. "

"Dua anak perempuan anda,
di klub malam, bekerja sebagaipenyanyi.
Bukannya membuat lebih banyak umat Islam,
Anda malah membuat anak-anak non-Muslim. "

"Kamu mengabaikan muadzin ketika adzan,
dan tidak pernah membaca Al Qur'an.
Melanggar semua janji hidup Anda,
memfitnah teman, dan menyebabkan perselisihan. "

"Dari menimbun barang, demi mendapat keuntungan yang besar Anda anda lakukan,
dan pekerja miskin, Anda rendahkan.
Kuda dan kartu menjadi waktu luang Anda,
uang-menjadi kesenangan-mu. "

"Kau makan vitamin dan tumbuh lebih dengan gemuk,
dengan sangat sakit, kau tak pernah duduk.
sebuah pint darah(takaran, 0.568 liter)
tidak pernah Anda berikan,
yang dapat menyelamatkan seorang bayi kecil. "

"Hai manusia, Anda cukup melakukan salah,
Anda membeli properti baik untuk sebuah lagu.
Ketika para petani memohon kepada Anda,
Anda tidak memiliki belas kasihan, ' apa itu benar? "

"Apakah Surga bagi Anda? Aku tak tahu,
tidak diragukan lagi Anda akan tinggal di neraka.
Tidak ada waktu bagi Anda untuk bertobat,
Aku akan mengambil jiwa Anda yang aku diutus untuk itu. "

Akhir, bagaimanapun, adalah sangat menyedihkan.
Akhirnya pria itu menjadi gila.
Dengan menangis, ia melompat turun dari tempat tidur.
Dan tiba-tiba, ia jatuh mati.

para pembaca! ambillah moral dari sini!
Anda tidak akan pernah tahu,
Anda mungkin berada di dekat akhir hidup anda.
Ubah hidup Anda dan adakan perbaikan,
untuk surga, tergantung pada perbuatan Anda

Anakku....Kutitip Surat Ini Untukmu.....


Assalamu’alaikum…

Duhai anakku, ini adalah surat yang penuh luka dari ibumu yang malang. Yang ditulis dengan penuh rasa malu setelah lama menimbang dan lama menunggu. Aku menahan goresan pena ini berkali-kali, air mata menghadang dan menghentikannya berkali-kali. Maka mengalunlah rintihan hati.

Duhai anakku, setelah melewati usia yang semakin panjang ini aku melihat engkau telah berubah menjadi orang dewasa yang memiliki akal sempurna dan jiwa yang mapan. Maka sudah menjadi hakku atasmu agar membaca lembaran surat ini. Jika engkau tak berkenan silakan merobeknya setelah engkau selesai membacanya seperti engkau telah merobek-robek hatiku sebelumnya.


Duhai anakku, dua puluh lima tahun lalu adalah hari yang penuh bahagia dalam hidupku. Ketika dokter mengabarkanku bahwa aku hamil.

Duhai anakku, para ibu pasti mengetahui apa makna kalimat ini. Yaitu kumpulan dari kegembiraan dan kebahagiaan serta awal dari perjuangan bersamaan dengan perubahan-perubahan fisik maupun psikis. Setelah menerima berita gembira itu, aku mengandungmu selama Sembilan bulan dalam perutku dengan penuh suka cita.

Aku berdiri dan tidur dengan susah payah. Aku makan dan bernafaspun dengan susah payah. Namun semua itu tidak mengurangi rasa cintaku kepadamu dan kegembiraanku menyambut kehadiranmu. Bahkan rasa sayang itu terus bersemi seiring dengan bergantinya hari dan kerinduan terhadapmu semakin mendalam. Aku mengandungmu dengan kesusahan di atas kesusahan, rasa sakit di atas rasa sakit. Aku gembira dan bahagia dengan bertambahnya beratmu, padahal kehamilan itu sangat berat bagiku.

Sebuah perjuangan panjang yang mendatangkan fajar kebahagiaan sesudah berlalunya malam panjang. Aku tidak tidur dan tidak pula dapat memejamkan mata. Aku merasakan sakit yang sangat, rasa takut dan cemas yang tidak bisa dilukiskan dengan pena dan tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata. Aku telah melihat kematian dengan mata kepalaku sendiri berkali-kali. Maka bercampuraduklah air mata tangisanmu dengan air mata kegembiraanku. Hilanglah seluruh rasa sakit dan perih yang aku rasakan.

Duhai anakku, tahun demi tahun berlalu dari umurmu, sedang aku senantiasa membawamu dalam hatiku. Aku memandikanmu dengan kedua tanganku dan aku jadikan pangkuanku sebagai bantalmu dan dadaku sebagai makananmu. Aku tidak tidur semalaman agar engkau bisa tidur. Aku letih seharian agar engkau bisa bahagia. Harapanku setiap hari hanyalah melihat senyumanmu dan kebahagiaanku setiap waktu adalah engkau memintaku sesuatu yang dapat aku lakukan untukmu. Itulah puncak dari kebahagiaanku.

Siang berganti malam sementara aku tetap setia dalam kondisi itu. Senantiasa berkhidmat tanpa lelah, menyusuimu tanpa henti, senantiasa bekerja tanpa putus hingga engkau tumbuh dewasa dan menjadi seorang remaja. Mulai tampak pada dirimu tanda-tanda kedewasaan. Maka akupun sibuk ke sana ke mari mencarikan calon pendampingmu yang engkau minta. Lalu tibalah saat-saat pernikahanmu. Serasa putus jantungku dan berderailah air mataku karena gembira melihat hidupmu yang baru dan karena sedih berpisah denganmu.

Telah lewat masa-masa yang berat. Tapi ternyata engkau bukanlah anakku yang selama ini aku kenal. Engkau mengacuhkan diriku dan mengacuhkan hak-hakku. Sudah berhari-hari lamanya aku tidak mendengar suaramu. Engkau telah melupakan orang yang selama ini telah mengurusmu dengan sebaik-baiknya.

Duhai anakku, aku tidak banyak meminta kepadamu, aku hanya meminta kepadamu agar menempatkanku seperti halnya engkau menempatkan teman-temanmu yang paling akrab dan yang paling jauh langkahnya bagimu.

Duhai anakku, jadikanlah aku salah satu terminal hidupmu sehari-hari sehingga aku dapat melihatmu walaupun hanya sekejap.

Anakku, telah melemah punggungku dan telah gemetar anggota tubuhku, penyakitpun telah mulai mengunjungiku dan menggerogoti tubuhku. Aku tidak bisa berdiri dan tidak dapat duduk kecuali dengan susah payah. Akan tetapi hatiku senantiasa sayang kepadamu.

Seandainya ada seseorang yang memuliakanmu niscaya aku akan memuji tindakannya dan kebiakannya itu. ibumu telah berbuat baik kepadamu yang tidak sempat engkau lihat dan kebaikan yang tidak akan bisa engkau balas. Aku telah berkhidmat untukmu dan mengurusmu selama bertahun-tahun. Lalu manakah balasan dan manakah kesetiaan? Apakah keras hatimu hingga separah itu? apakah hari-hari yang penuh dengan kesibukan telah menyita waktumu?

Anakku, sepanjang pengetahuanku engkau berbahagia dalam hidupmu maka akan bertmabah kebahagiaan dan kegembiraanku. Tidak usah heran sebab engkau adalah buah cintaku. Apa dosaku sehingga engkau memusuhiku dan tidak mau lagi melihatku serta merasa berat untuk mengunjungiku? Apakah aku pernah salah bersikap kepadamu atau aku mengabaikan khidmat terhadapmu barang sesaat?

Jadikanlah aku seperti khadam-khadam lazimnya yang engkau beri mereka upah. Berilah aku bagian adari kasih sayangmu dan limpahkanlah kepadaku sebagian dari upahku dan bersikap baiklah karena Allah Subhanahu wa Ta’ala menyukai orang-orang yang berbuat baik.

Anakku, aku berharap bisa melihatmu, aku tidak ingin selain itu. biarlah aku melihat wajahmu yang masam dan amarahmu.

Duhai anakku, tidakkah tiba masanya hatimu melembut terhadap wanita yang lemah, yang diliputi kerinduan dan diselimuti kesedihan? Yang menjadikan kedukaan sebagai makanannya dan kesedihan sebagai kebiasaannya. Engkau telah membuat air matanya mengalir, membuat hatinya bersedih dan engkau memutus hubungan dengannya. Aku tidaklah mengeluh dan mengumbar kesedihan. Karena kalaulah itu semua terangkat ke langit dan naik ke pintu langit, engkau akan tertimpa hukuman durhaka terhadap orang tua. Niscaya hukuman akan turun menimpa dirimu dan akan jatuh musibah atas negerimu. Tidak, aku tidak akan melakukan itu. walau bagaimanapun engkau tetap anakku, buah hatiku, bunga hidupku dan hiasan duniaku.

Sadarlah wahai anakku, uban mulai tumbuh pada belakang rambutmu. Tahun demi tahun akan berlalu dan engkau akan menjadi tua renta dan balasan pasti sesuai dengan jenis perbutannya. Engkau akan menulis surat kepada anak-anakmu seperti aku menulis surat ini kepadamu. Dan di sisi Allah akan bertemu orang-orang yang berseteru wahai anakku.

Bertakwalah kepada Allah terhadap ibumu. Hentikanlah air matanya dan hiburlah kesedihannya. Silakan engkau robek-robek surat ini setelah engkau membacanya. Tapi ketahuilah, siapa saja yang berbuat amal shalih maka keuntungannya bagi dirinya dan barangsiapa berbuat amal buruk maka akibatnya ia tanggung sendiri.

Wassalam…,

Ibumu

BIODATA IBLIS


Nama : Iblis
Gelar : Laknatullah ‘Alaihi (semoga Allah melaknatnya)
Lahir : Sebelum diciptakan manusia
Tempat tinggal : Toilet dan rumah yang tidak disebut nama Allah ketika memasukinya

Singgasana : Di atas air
Rumah masa depan : Neraka Jahanam, seburuk-buruk tempat tinggal
Agama : Kafir
Jabatan : Pimpinan Umum orang-orang yang dimurkai Allah dan sesat
Masa Jabatan : Hingga hari Kiamat
Karyawan : Setan jin dan setan manusia
Partner dalam bekerja : Orang yang diam dari kebenaran
Agen : Dukun dan paranormal
Musuh : kaum muslimin
Kekasih di dunia : Wanita yang hobi telanjang dan pamer aurat
Keluarga : Para thaghut
Cita-cita : Ingin membuat semua manusia kafir
Motto : Kemunafikan adalah akhlak yang paling utama
Hobi : Menyesatkan manusia dan menjerumuskan ke dalam dosa

Lukisan kesayangan : Tato
Mata pencaharian : Mencari harta yang haram
Makanan favorit : Bangkai manusia (ghibah)
Tempat favorit : Tempat-tempat najis dan tempat maksiat
Tempat yang dibenci : Majlis ilmu dan temat-tempat ketaatan
Alat komunikasi : ghibah (menggunjing), namimah (adu domba) , dan dusta

Jurus Andalan :
1. Memoles kebathilan
2. Menamakan Maksiat dengan nama yang indah
3. Menamakan Ketaatan dengan nama yang tidak disukai
4. Masuk melalui pintu yang disukai manusia
5. Menyesatkan manusia secara bertahap
6. Menghalang-halangi manusia dari kebenaran
7. Berlagak sebagai penasihat

Kelemahan :
1. Tidak berkutik di hadapan orang yang ikhlas
2. kewalahan menghadapi orang yang berilmu
3. Lari dari suara adzan
4. Lari dari rumah yang dibacakan al-Baqarah
5. Menyingkir dari orang yang berdzikir kepada Allah
6. Menangis ketika melihat orang bersujud kepada Allah