Cantik

Selasa, 27 April 2010

PAra akhwat, hati2 dgn mereka2!

Untuk para akhwat yg sudah berjilbab rapi, semoga Allaah meneguhkah kita untuk tetap menjalankan syari'atnya, amin. Saya senang sekali setiap melihat akhwat yg teguh dgn jilbabnya, meskipun cuaca panas, keluarga menentang, etc etc.

Akhwati sekalian, tahu tidak? Walaupun kita sdh berusaha menutup aurat, ternyata masih ada golongan kaum adam yang masih dengan tega2nya membicarakan kita dengan teman2nya. Saya kaget ketika suatu hari di kampus ada teman mahasiswa yang berkomentar ttg seorang aktris yg memutuskan berjilbab, "Si X itu sdh cantik, pake jilbab, bodinya bagus lagi." Saya jadi teringat ketika SMA pernah ada teman laki2 yg berkomentar ttg seorang teman sekelas saya yg berjilbab, "Aku tahu pasti si Y rambutnya pendek"
Deg! saya kaget! ternyata masih juga mereka suka menebak2! Dasar aneh!

Ukhti fillah, ternyata ada hal2 yg terkadang luput dari perhatian kita dalam berpenampilan, ini kira2 hal yg bs saya list:
1. tolong hati2 ketika memakai tas, baik ransel maupun selempang. lebih aman dipakai di dalam jilbab.
2. perhatikan ketika mengikat rambut.Jangan sampai orang2 bisa menebak "Pasti mbaknya rambutnya panjang sampai2 bisa dikonde! pasti rambutnya diekor kuda" sepengetahuan saya, lebih aman dikepang, selain ga ketara bentuknya, juga lebih sejuk & rapi daripada diikat biasa.
3. jangan pakai jaket di luar jilbab. rawan banget membentuk bahu, lengan, pinggang, etc. kan sayang, jilbabnya sudah lebar tapi ditutup jaket?
4. Kalau naik motor, hati2 dgn angin, kalau bisa pakai tas ranselnya di depan sj, (yah tau sendiri lah kenapa)
5. Pakai dobelan celana longgar atau kulot, terutama jika naik motor. bahaya banget kl cm pakai kaos kaki panjang, bentuk betis jd terlihat.
6... hmmm... ada yg mau menambah?

ingat, jangan biarkan mereka2 menebak2! Selain mata, otak adalah organ kaum adam yg perlu diwaspadai, kita tidak pernah tahu apa yg ada di pikiran mereka.

"Koq ribet amat? ga boleh gini, ga boleh gt, males ah"

ukhti, membeli apartemen di Residence ***** tidak sama dg membeli kacang. Orang yg mampu membeli apartmen mewah tentu saja bukan orang sembarangan, hanya orang benar2 kaya yg mampu membelinya, apalagi surga Firdaus?

HAti2 ukh! TEntu saja kita tak mau menjadi objek pembicaraan yg tidak baik di kalangan kaum adam bukan?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"Mohon Komentarnya ya.............Sukron "