
Untuk Calon Isteriku.....
Aku hanya bisa Berwasiat untuk calon istriku maka dengarkanlah wasiatku ini.....
Calon isteriku yang Allah sayangi dan Allah cintai….
Dimanapun engkau berada, seberapa jauh pun jarak yang memisahkan kita, jika Allah sudah menghendaki kita untuk bersatu dalam naungan rahmat dan cinta-Nya, maka insya Allah takkan ada keraguan lagi, dan itulah yang terbaik menurut Allah Swt. Jika Allah Swt menghendaki kebaikan bagi seseorang, maka takkan ada satupun yang mampu mencegahnya, begitu pula sebaliknya, jika Allah menghendaki keburukan bagi seseorang, maka tiada satupun yang mampu mencegahnya. Allah Maha Kuasa menentukan segala sesuatu, maka dalam hal ini, ku mohonkan kebaikan untukmu selalu kepada-Nya, dan aku titipkan pula dirimu dalam perlindungan serta cinta dan kasih sayang-Nya.
Calon Isteriku yang Shalihah……
Seiring waktu yang belum berfihak kepada kita, juga seiring jarak yang masih jauh memisahkan kita, maka dalam hal ini ada beberapa hal yang ingin aku wasiatkan kepadamu. Beberapa hal yang sangat aku harapkan engkau bisa melaksanakannya, karena semuannya demi kebaikan dirimu sebagai seorang Muslimah. Beberapa point yang sangat penting aku tekankan padamu. Ia itu adalah:
» Perbaharui selalu iman dan taqwamu kepada Allah swt. Dengan memperbanyak istighfar dan mohon ampunan atas segala kehilafan dan kelemahan kita selaku manusia biasa. Ingatlah wahai calon isteriku, kita adalah manusia tempat salah dan benar, maka tak ada waktu lagi,selagi kita masih bisa bernafas, perbanyaklah beristighfar pada-Nya.
» Jaga shalat wajib yang lima waktu. Sesungguhnya yang membedakan kita dengan orang kafir adalah shalat. Tambahkan pula dengan sunah rawatib, sebagai tambahan bonus dan penyempurna jika dalam shalat wajib kita ada kekurangan.
» Niatkan selalu untuk shalat tahajjud sebelum engkau tidur, mohon kepada Allah swt agar membangunkanmu di sepertiga malam terakhir untuk bersujud kepada-Nya. Juga niatkan selalu untuk shalat dhuha, dan lebih sempurna lagi bila keduanya dilaksanakan. Ingat wahai calon isteriku, sesungguhnya kalau kita berniat untuk melakukan suatu amal kebajikan, maka Allah Swt sudah mencatatnya sebagai suatu kebaikan.
» Laksanakanlah shaum sunnah, sesuai ajaran dan tuntunan Rasulullah SAW, karena dengan shaum kita bisa melemahkan hawa nafsu kita. Bisa mengekang serta mengendalikannya kepada jalan kebaikan.
» Jaga dan lindungi jasadmu dengan jilbab. Ingat wahai calon isteriku, jilbab bukanlah kerudung, melainkan jilbab adalah seperangkat pakaian seperti kerudung, dan pakaian tubuh lainya yang menutupi auratmu. Menutupi aurat bukanlah hanya sekedar menutupi seluruh tubuhmu, melainkan mengenakan pakaian yang tidak menimbulkan lekuk gambaran tubuhmu. Lindungilah dirimu dengan pakaian yang menurut sunnah, dan jangan melanggarnya, karena ini langsung perintah dari Allah swt. Juga hindarilah sebisa mungkin dirimu dari berpakaian seperti layaknya pakaian lelaki. Wahai calon isteriku, hal ini teramat aku tekankan kepadamu, kerna aku tiada melihat seorang muslimah yang begitu rapih dengan jilbabnya, kecuali hanya sebagian kecil saja dari jumlah keseluruhannya.
» Butakanlah matamu dari memandang hal-hal yang diharamkan oleh Allah Swt. Perbanyaklah memandang ayat-ayat-Nya, baik yang tersurat dalam Al-Qur’an, maupun yang tersirat di alam marcapada ini. Ambillah kebaikan dan pelajaran di dalamnya, agar kita termasuk orang-orang yang selalu berfikir dan mengambil pelajaran.
» Tulikanlah telingamu dari mendengarkan hal-hal yang berbau maksiat, seperti mendengarkan ghibah (gosip{baik menonton atau mendengarkan infotainment}), mendengarkan musik dan lagu-lagu yang kurang bermanfaat dan hanya membuang-buang waktu hingga sia-sia. perbanyaklah mendengarkan ilmu atau mendengarkan bacaan Al-Qur’an, agar hati kita menjadi tenang dan tentram, serta bertambah khazanah keilmuan kita.
» Bisukanlah lisanmu dari berbicara hal-hal yang kurang bermanfaat. Jauhi ghibah, karena ia bisa melumatkan serta menghancur leburkan pahala amal kebaikan kita. Ingatlah wahai calon isteriku yang Allah cintai. Seorang wanita sangatlah sulit untuk menjaga lisannya dibandingkan seorang lelaki, maka latihlah dirimu dari sekarang. Mulailah dengan berkata-kata yang baik atau lebih baik diam. Ingatlah, sesungguhnya dengan diam itu kalaupun kita tiada diuntungkan olehnya, setidaknya kita tiada dirugikan juga. Maka bisukanlah lisanmu dari berbicara yang kurang bermanfaat.
» Sebaik-baik tempat bagi seorang muslimah adalah di rumah, maka keluarlah jika dirimu ada keperluan saja, baik itu untuk memenuhi kebutuhan pribadimu atau untuk menuntut ilmu. Sesudah itu langsung kembali ke rumah, kerna rumah adalah tempat paling baik dan paling aman bagimu.
» Jangan membiasakan diri menghambur-hamburkan uang untuk hanya berbelanja hal-hal yang kurang begitu penting. Berbanyaklah menabung dan lebih utama lagi perbanyaklah bershodaqoh, karena harta yang kita miliki itu akan dipertanggung jawabkan di akhirat, darimana asalnya dan kemana harta itu kita gunakan.
» Jagalah hatimu dari mengumpat dan menyimpan unek-unek yang kurang baik. Bersabarlah dengan apapun yang kita alami, perbanyaklah berdoa untuk kebaikan orang lain.
» Pautkanlah selalu hatimu kepada Allah Swt. Jaga baik-baik cinta yang engkau miliki untuk-Nya, kerna itu adalah mutiara yang sangat berharga yang tidak semua orang bisa memilikinya, juga tak bisa digantikan dengan apapun di dunia ini. Perbanyaklah berdzikir dan menyebut asma-Nya.
» Manfaatkanlah waktu luang yang engkau miliki dengan menambah ilmu dan kebaikan. Jangan sia-siakan waktu kita, dan hindarilah majelis-majelis yang di dalamnya terkandung unsur ghibah, hura-hura dan canda-canda yang berlebihan. Bergabunglah dengan saudari-saudarimu yang seakidah dan satu tujuan. Sekali lagi, jika tiada kegiatan, maka manfaatkanlah waktumu dengan membaca dan menambah khazanah keilmuanmu.
Wahai calon isteriku tercinta……
Jika Allah menghendaki kita bertemu dan bersatu dalam ikatan suci berupa pernikahan yang Allah limpahkan di dalamnya Rahmat dan cinta dari-Nya, maka kitalah yang pertama kali akan menjadi contoh bagi putera-puteri kita. Ingatlah, sesungguhnya seorang anak terlahir dengan suci. bagaikan selembar kertas putih polos dan bersih. Kitalah yang akan mendidiknya mau menjadi apapun juga. Seorang anak tergantung bagaimana orang tuanya, maka dalam hal ini aku mengajak padamu, mari kita berlatih diri dari sekarng untuk menjadi hamba-hamba Allah yang ridha dan Allah pun meridhai kita. Semoga dengan cara ini kita bisa menjadi contoh yang baik bagi putera-puteri serta anak cucu kita, lebihnya bagi tetangga dan masyarakat sekitar kita.
Calon isteriku yang terkasih dan Allah cintai….
Perbanyaklah bersyukur atas pemberian dari Allah Swt, apapun bentuknya. Karena dengan bersyukur, maka Allah akan menambahkan nikmat pada kita, dan apabila kita kufur, tunggulah adzab Allah yang sangat pedih (na’udzubillahi mindzalik). Kita, manusia ciptaan Allah Swt, tak ada yang mampu kita lakukan selain mengikuti aturan yang telah Allah tentukan bagi kita selaku hamba-hamba-Nya.
Semoga Allah Swt sentiasa melimpahkan rahmat dan cinta-Nya bagi kita, umumnya bagi seluruh hamba-hamba-Nya yang Allah ridha dan kitapun ridha pada-Nya. Calon isteriku yang terkasih, resapi dan tafakkuri beberapa wasiatku di atas. Sesungguhnya aku tiadalah menyuruhmu, tetapi lebih pada mengajakmu. Yakinlah, sesungguhnya wasiatku itu adalah untuk kebaikan kita bersama. Ambillah kebaikan di dalamnya karena itu anugerah dan karunia Allah swt., dan buanglah serta luruskanlah apabila ada kekeliruan di dalamnya, karena itu hanyalah kehilafanku sendiri selaku manusia yang lemah tanpa pertolongan-Nya.
Calon isteriku…..
Aku tak mampu menjagamu setiap saat, maka aku hanyalah mampu menitipkanmu pada perlindungan Allah swt sebaik-baik Pelindung bagi hamba-hamba-Nya yang memohon perlindungan kepada-Nya. Kutitipkan pula salam dan cintaku untukmu kepada-Nya….
Jagalah diri, hati dan imanmu……
Calon Suamimu
Wasallam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
"Mohon Komentarnya ya.............Sukron "